• SAMSUNG DIGITAL CAMERA

BELAJARLAH, AGAR UFUKMU LUAS…

BELAJARLAH, AGAR UFUKMU LUAS…

 

Belajarlah, agar ufukmu luas.

Jika ufukmu luas,

Engkau takkan mudah menyesatkan orang

dalam persoalan yang dilapangkan oleh agama.

 

Jika ufukmu luas,

Hatimu akan lapang menerima perbedaan

yang memang layak diperbedakan.

 

Seperti dahulu Imam al-Syafi’i mendebat karibnya, Yunus al-Shafady.

Suara mereka meninggi di majelis.

Dan di ujung majelis, al-Syafi’i merangkul karib debatnya itu, berujar:

“Duhai Yunus, tak layakkah kita tetap bersahabat

Meski pandangan kita berbeda dalam beberapa soal?”

 

Jika ufukmu luas,

Engkau takkan salah kaprah menyimpulkan pikir;

Sehingga yang sesat pun engkau tolerir.

Para pengkafir sahabat dianggap kawan.

Para pengingkar Sunnah dirangkul bak sahabat.

Para pemuja akal disangka ulama.

Para pembebek kuffar dikira pejuang kemanusiaan.

 

Maka belajarlah,

Agar kakimu tak terjerembab

dalam satu dari 2 kutub kontra itu:

Kutub Khawarij yang mudah mengkafiri, mudah menyesati.

Kutub Murji’ah yang beragama tanpa rasa ta’zhim kepada Tuhannya.

 

Belajarlah dengan jiwa ikhlasmu,

Kerna ikhlas jiwamu akan mengantarmu

Untuk setia hanya pada kebenaran!

 

Kebenaran itulah hikmah milikmu.

Rebutlah dengan genggam tanganmu yang terkuat.

Hunjamkan pada jiwa melebihi belati pada jantung.

Dan biarkan ia memandu seluruh dirimu,

Ke Surga Firdausi; tempat para Nabi dan para Shiddiqun.

 

Sampai bertemu di Firdaus, Kawan!

 

Akhukum wa Muhibbukum fiLlah

Muhammad Ihsan Zainuddin

(Makassar, 30/8/2016)

 

 

 

Share This Post

About Author: adminkio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *