• Ihsan-Wahid

BUKAN ORANG BALI…

 

Namanya Syekh Wahid Abdussalam Bali.

Beliau bukan orang Bali,

Meski namanya berujung “Bali”.

Beliau lahir di Mesir pada tahun 1963.

di sebuah desa terpencil di sudut Mesir.

 

Salah satu karya fenomenalnya adalah

Kitab berjudul “Wiqayatul Insan min al-Jin wa al-Syaithan”;

Sebuah rujukan penting dalam dunia ruqyah.

 

Tapi tidak banyak yang tahu,

Bahwa buku ini ditulis dalam kesederhanaan,

untuk tidak menyebutnya “keprihatinan”.

“Aku menulisnya

dengan menggunakan cahaya pelita di malam hari,

karena di desaku samasekali belum ada listrik saat itu,” ujarnya.

 

Tidak hanya itu.

Saat kuliah, karena kemiskinannya,

Beliau membagi hari-harinya menjadi 2:

Tiga hari untuk kuliah.

Tiga hari untuk bekerja sebagai kuli panggul.

Mengangkat batu dan semen

ke lantai-lantai atas bangunan apartemen.

Hasil mengulikan diri itulah yang beliau pakai

Untuk membiayai hidup dan membeli buku.

Intinya: beliau akan mengerjakan apa saja

untuk membiayai perjalanan ilmunya.

 

Hari ini,

Di kalangan Ahlussunnah,

Saya kira jarang yang tidak mengenal beliau.

Hari ini,

Salah satu “master project” beliau adalah

“Dakwah Islam di Benua Afrika”.

Sudah ada 150.000 orang,

di 1500 desa

di 10 negara-negara Afrika,

Yang masuk Islam melalui dakwah beliau di sana.

Maka tidak heran,

Ada yang menyebutnya sebagai:

“Sang Penakluk Benua Afrika abad 21”.

 

Semoga menjadi inspirasi untuk kita.

 

Makassar, akhir Syawal 1437

Akhukum wa muhibbukum fiLlah,

Muhammad Ihsan Zainuddin.

 

Share This Post

About Author: adminkio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *