PANDUAN RAMADHAN 12: HUKUM PUASA SANG MUSAFIR (Bagian 2)

  Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas beberapa masalah terkait hukum puasa bagi seorang musafir; di antaranya syarat-syarat diperbolehkannya berbuka untuk musafir dan kapan seorang musafir diperbolehkan untuk membatalkan puasanya. Berikut ini kita lanjutkan pembahasan masalah lain terkait hukum berpuasa bagi musafir:   Kelima, bila sang musafir telah sampai ke suatu negeri atau kota ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 11: HUKUM PUASA SANG MUSAFIR (Bagian 1)

  Kata “Musafir” berasal dari kata “al-Safar” yang berarti perjalanan. Sehingga “Musafir” bermakna: orang yang melakukan suatu perjalanan. Dalam hal ini, sudah dimaklumi dan menjadi konvensi bahwa “perjalanan” yang dimaksud adalah perjalanan antar kota dimana seseorang meninggalkan tempat bermukim atau berdiamnya. Sehingga seseorang yang hanya berjalan-jalan mengelilingi kotanya saja tidaklah disebut ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 11: SIAPA YANG WAJIB BERPUASA (Bagian 2)

  Masih terkait pembahasan: “Siapa yang wajib berpuasa”, selanjutnya kita akan membahas beberapa jenis kondisi manusia terkait kewajibannya menunaikan ibadah puasa.   Pertama, Jika seorang kafir kemudian masuk Islam, atau seorang anak kecil menjadi baligh, atau seorang yang hilang ingatan/kewarasan menjadi sadar dan waras; pada siang hari Ramadhan, maka mereka semua berkewajiban untuk ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 10: SIAPA YANG WAJIB BERPUASA? (Bagian 1)

  Baiklah, setelah kita mengetahui bahwa ibadah puasa Ramadhan itu hukumnya wajib, pertanyaan selanjutnya siapa saja yang wajib berpuasa? Atau dalam pertanyaan lain: apa saja syarat dan kriteria untuk wajib berpuasa? Puasa wajib dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi kriteria berikut ini: Muslim Baligh Berakal Bermukim (tidak sedang bermusafir) Tidak mengalami salah ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 09: PENENTUAN AWAL RAMADHAN

  Bagaimana cara menentukan masuknya awal Ramadhan? Hanya ada  2 cara atau metode untuk menentukan atau menetapkan masuknya awal Ramadhan: Pertama, Melihat (ru’yah) Hilal. Dalam hal ini, menjadi kewajiban siapa saja yang berhasil melihat hilal atau menerima berita tentang hal itu dari sumber yang dipercaya, untuk menjalankan ibadah puasa. Kedua, Menggenapkan bulan Sya’ban menjadi ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 08: HUKUM UMUM IBADAH PUASA

Selanjutnya, dalam artikel tentang Ramadhan ini, kita akan membahas beberapa hukum umum ibadah puasa, untuk memberikan pandangan dan wawasan umum untuk Anda dalam berpuasa. Sebab ibadah puasa –sebagaimana diketahui- tidak hanya di bulan Ramadhan, karena selain puasa Ramadhan ada juga puasa lain yang hukumnya wajib. Pertama, ibadah puasa itu ada yang ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 07: ADAB-ADAB RAMADHAN (bagian 3)

Selanjutnya kita akan membahas bagian terakhir dari pembahasan “Adab-adab Ramadhan”.   Ketujuh, Menahan emosi dan amarah, serta tidak berteriak melampiaskan kemarahan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang ini: “Dan jika ada seseorang menyerangnya atau mencacinya, maka hendaklah ia mengatakan: ‘Sungguh aku berpuasa, sungguh aku berpuasa.’” (HR. al-Bukhari). Dalam hadits ini, ungkapan “sungguh aku berpuasa” ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 06: ADAB-ADAB BERPUASA (bagian 2)

  Mari kita lanjutkan pembahasan adab-adab berpuasa.   Kelima, Berusaha sungguh-sungguh meninggalkan perbuatan “Rafats”: Apa itu Rafats? Rafats secara umum bermakna “jatuh dan melakukan perbuatan-perbuatan maksiat”.  Maka seorang hamba yang berpuasa berusaha menahan dan mengendalikan diri untuk tidak terjatuh dalam perbuatan maksiat sekecil apapun itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إذا كان يوم صوم ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN 05: ADAB-ADAB BERPUASA (bagian 1)

Yang dimaksud dengan “Adab Berpuasa” adalah hal-hal yang sepatutnya dilakukan pada saat menunaikan ibadah puasa. “Adab Berpuasa” sendiri ada yang hukumnya wajib, dan apapula yang sifatnya sunnah. Beberapa adab berpuasa yang patut diperhatikan diantaranya adalah: Pertama, Menjaga untuk tetap makan sahur dan mengakhirkannya hingga menjelang waktu akhir bersahur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ... Read More...

PANDUAN RAMADHAN-04: MENGAPA HARUS BERPUASA? (HIKMAH DI BALIK PUASA)

Semua ibadah yang ditetapkan Allah Azza wa Jalla untuk hambaNya pasti mengandung hikmah yang tak terhingga. Sebagian hikmah itu dapat diketahui dan dipahami oleh hamba, namun tidak sedikit yang tidak terjangkau oleh hamba. Ibadah puasa sendiri punya banyak hikmah, di antaranya: Pertama, Menjadi jalan mencapai tujuan puncak kehidupan hamba yang tertinggi: menjadi ... Read More...