HADITS AHAD DALAM MASALAH AQIDAH

Salah satu pandangan yang keliru terkait hadits Ahad adalah bahwa hadits Ahad tidak dapat dijadikan landasan dan dalil dalam persoalan dan pembahasan Aqidah, dengan alasan bahwa hadits Ahad “hanya” menunjukkan sesuatu yang bersifat zhan, dan zhan tidak dapat menjadi landasan dalam persoalan Aqidah. Kekeliruan pandangan ini ditinjau dari beberapa sisi: Pandangan ... Read More...

TIDAK BOLEH PUASA DI PARUH KEDUA BULAN SYA’BAN?

Memang ada hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi: “Jika bulan Sya’ban telah memasuki paruh kedua, maka janganlah kalian berpuasa.” Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3237), al-Tirmidzi (no.738), dan Ibnu Majah (no. 1651), dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi.   Namun larangan yang disebutkan dalam hadits ini dikecualikan untuk ... Read More...

BENARKAH DOA “ALLAHUMMA BAARIK LANA FI RAJAB WA SYA’BAN…”?

Doa ini sangat populer. Para ustadz dan mubaligh sering menyebut-nyebutnya di bulan Rajab dan Sya’ban menyambut bulan Ramadhan. Bunyi doanya adalah: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan.” Ada beberapa hal yang harus dicatat tentang ini: Pertama, tidak ... Read More...