MUNGKIN RAMADHAN TERAKHIR…

  Begitulah ia selalu. Bila waktunya tiba, ia akan datang menemui setiap perindunya. Sudah berabad-abad lamanya. Dan ia masih saja begitu. Mengikuti kehendak Rabb-nya, ia penuh setia hadir di tengah-tengah setiap jiwa yang tak kunjung habis dahaga kerinduannya. Dahaga kerinduan untuk melewati setiap detaknya. Samudra kecintaan demi melewati malam-malamnya yang syahdu, yang langit ... Read More...

KAPAN BERTAUBATNYA?

KAPAN BERTAUBATNYA, KAWAN?     Masih tentang kisah al-Fudhail bin ‘Iyadh –rahimahullah-…     Dalam  Kitab “Tadzkirah al-Huffazh”, al-Dzahaby  menyebutnya sebagai: “al-Imam” (imam), “al-Qudwah” (teladan dan panutan), “Syaikh al-Islam”, dan “Syaikh al-Haram” (syekhnya Tanah Haram)…     Abdullah bin al-Mubarak menyatakan: Bahwa ia telah berjumpa dengan manusia paling wara’. Dan “manusia paling wara’ itu adalah al-Fudhail bin ‘Iyadh”, katanya.     Ibrahim bin Yazid bin al-Asy’ats mengatakan: “Aku tak pernah ... Read More...

IKHLAS ITU PROSES…

  Untuk kesekian kalinya, saya membaca ungkapan yang diriwayatkan dari al-Imam al-Daraquthny rahimahuLlah (seorang ulama hadits besar yang salah satu karyanya, “al-‘Ilal”, menjadi rujukan penting dalam ilmu hadits. Meski ia lebih dikenal dengan “Sunan al-Daraquthny”nya…)     Ungkapan itu bagi saya sangat luar biasa. Terutama karena ia menggambarkan sebuah kondisi yang biasa kita alami. Beliau mengatakan: “Dahulu, kami menuntut ilmu ini bukan karena ... Read More...

HANYA SATU NYAWA

  Kisahnya sangat luar biasa. Kisahnya menunjukkan kepada kita bahwa jika hatimu dipenuhi oleh cahaya al-Qur’an dan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka jawaban-jawabanmu adalah cahaya!   Suatu ketika, dua orang Khawarij datang menemui Mutharrif bin ‘Abdullah. Mereka tentu saja membawa misi sangat penting. Mereka ingin mengajak Mutharrif untuk “hijrah” mengikuti jalan mereka, Kaum Khawarij.   Tidak banyak diskusi. Bahkan ... Read More...

BERLARI DARI POPULARITAS

  Hatimu mungkin akan berbunga-bunga, Saat tiba-tiba di sebuah sudut jalan, Seorang atau beberapa orang menegurmu. Engkau tak mengenal mereka. Tapi –Allah mengujimu-ternyata mereka mengenalmu. “Ustadz, kami biasa mengikuti pengajiannya…” “Wajah Ustadz sering kami lihat di TV dan Youtube…”.   Alhamdulillah ‘ala kulli haal. Dakwah tersebar ke penjuru negeri. Sunnah semakin dipahami. Semakin banyak orang senang dengan kebaikan. Tapi…   Tapi bagaimana dengan DIRI ini? Bagaimana ... Read More...

BELAJARLAH, AGAR UFUKMU LUAS…

BELAJARLAH, AGAR UFUKMU LUAS…   Belajarlah, agar ufukmu luas. Jika ufukmu luas, Engkau takkan mudah menyesatkan orang dalam persoalan yang dilapangkan oleh agama.   Jika ufukmu luas, Hatimu akan lapang menerima perbedaan yang memang layak diperbedakan.   Seperti dahulu Imam al-Syafi’i mendebat karibnya, Yunus al-Shafady. Suara mereka meninggi di majelis. Dan di ujung majelis, al-Syafi’i merangkul karib debatnya itu, berujar: “Duhai Yunus, tak layakkah ... Read More...

AKU BANGGA JADI SALAFI!

  Aku bangga jadi Salafi, Karena itu mengoneksikanku dengan generasi terbaik manusia di bumi; Membuat jiwaku menyemai cinta yang hebat kepada para sahabat Nabi yang mulia dan generasi mulia sepeninggal mereka.     Aku bangga jadi Salafi, Karena hatiku dipenuhi cinta pada mereka yang dipilih oleh Allah tuk mendampingi kekasihNya, Muhammad; dalam susah dan senang, dalam perang dan damai.     Aku bangga jadi Salafi, Karena meski kuyakin ... Read More...

AHLI BID’AH LEBIH BAIK DARIPADA…

  Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Setiap orang yang beriman terhadap apa yang dibawa oleh Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka dia lebih baik dari setiap orang yang kufur kepadanya, meskipun si mukmin itu memiliki sejenis bid’ah…”   Lalu beliau menjelaskan alasannya: “…Karena Kaum Yahudi dan Nasrani adalah orang kafir yang kekufurannya telah dimaklumi secara aksiomatik dalam Islam. Sedangkan ... Read More...

SETIA PADA KEBENARAN…

  Kebenaran itu berpuncak pada Allah. Maka seorang mukmin akan selalu setia padanya. Seorang mukmin akan terus mencarinya, Karena kebenaran sejati pasti, Tidak bisa tidak, akan mengantarnya pada Allah. Satu-satuNya Ilaah yang haq.   Maka didiklah dirimu untuk setia pada kebenaran. Bukan pada “siapa”. Bukan pula pada “apa”.   Maka Sang Rasul menitah pada Abu Hurairah tuk menerima saran Syetan tentang Ayat Kursi; meski ... Read More...