• puasa-kurma

PANDUAN RAMADHAN-02: APA SAJA KEUTAMAAN BERPUASA?

Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui keutamaan ibadah puasa. Terutama karena kita manusia, adalah makhluk yang selalu butuh motivasi, terutama dalam melakukan kebaikan atau meninggalkan keburukan.

Beberapa keutamaan ibadah puasa di antaranya:

1. Puasa spesial dikhususkan Allah untuk DiriNya dan karena itu Ia akan memberikan balasan berlipat ganda tanpa perhitungan kepada hamba yang melakukannya, berdasarkan hadits qudsi dimana Allah berfirman:

إلا الصيام فإنه لي وأنا أجزي به

“…kecuali puasa, karena sesungguhnya ia adalah milik-Ku, dan Akulah yang memberikan balasan untuknya.” (HR. al-Bukhari)

2. Doa dan permintaan hamba yang berpuasa tidak akan ditolak (HR. al-Baihaqi dan dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Silsilah al-Shahihah no. 1797).

3. Hamba yang berpuasa berhak mendapatkan 2 kegembiraan: kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan saat berjumpa dengan Allah karena ia telah berpuasa (HR. Muslim)

4. Puasa akan memberi syafaat untuk hamba yang mengerjakannya. Dalam hadits disebutkan bahwa puasa akan berkata:
أي ربّ منعته الطعام والشهوات بالنهار فشفعني فيه

“Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makanan dan syahwatnya di waktu siang, maka berikanlah syafaatku untuknya.” (HR. Ahmad, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Targhib 1/411)

5. Berpuasa akan melindungi dan menjauhkan hamba dari neraka Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الصوم جُنّة وحصن حصين من النار

“Puasa itu perisai dan benteng yang sangat kuat dari neraka.” (HR. Ahmad, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Targhib 1/411)

Beliau juga bersabda:

من صام يوما في سبيل الله باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريفا

“Barang siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, niscaya Allah akan menjauhkan wajahnya dengan (puasa) hari itu dari neraka sejauh 70 tahun.” (HR. Muslim)

Itu tadi beberapa keutamaan ibadah puasa secara khusus, tanpa embel-embel “Ramadhan”. Artinya jika seorang muslim berpuasa –entah itu puasa sunnah atau wajib-, maka ia layak untuk mendapatkan karunia-karunia tersebut. Nah, apalagi jika puasa itu dikaitkan dengan “Ramadhan”.

Lalu apakah Ramadhan mempunyai keistimewaan yang spesifik dan tersendiri? Tentu saja, dan itu akan dibahas pada artikel berikutnya, insya Allah.

***

Disiapkan oleh:
Muhammad Ihsan Zainuddin
Sumber: Syekh Muhammad Shalih al-Munajjid, Sab’una Mas’alah fi al-Shiyam.

Share This Post

About Author: adminkio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *