• ramadan-canada

PANDUAN RAMADHAN-03: RAMADHAN DAN KEISTIMEWAANNYA

Ramadhan adalah bulan pilihan Allah Azza wa Jalla di antara 12 bulan hijriyah. Bulan Ramadhan jatuh pada urutan ke 9, terletak di antara bulan Sya’ban dan Syawal.

Bulan Ramadhan begitu istimewa karena ia banyak hal yang ditetapkan oleh Allah Ta’ala terjadi di dalamnya. Karena itu, menjadi sangat penting –setelah kita mengetahui keutamaan ibadah puasa- untuk mengetahui apasaja keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan.

Di antara keistimewaan dan keutamaan Ramadhan adalah sebagai berikut:

Pertama, Berpuasa di bulan Ramadhan ditetapkan sebagai salah satu rukun Islam. Sebagaimana dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam itu dibangun di atas 5 (dasar): Syahadat La ilaha illaLlah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji dan berpuasa Ramadhan.” (HR. al-Bukhari)

Kedua, Bulan Ramadhan dipilih sebagai waktu pertama diturunkannya panduan abadi umat manusia hingga akhir zaman: al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan yang diturunkan al-Qur’an di dalamnya sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan serta pembeda (antara yang haq dan batil)…” (al-Baqarah: 185)

Ketiga, Bulan Ramadhan semakin istimewa dengan hadirnya “Malam 1000 bulan” di sepuluh malam terakhirnya. Malam yang dikenal sebagai Lailah al-Qadr atau lebih familiar dengan sebutan “Lailatul Qadar” (Lailah artinya malam, al-Qadr artinya kemuliaan/keagungan). Sebagaimana dijelaskan Allah Ta’ala dalam Surah al-Qadr.

Keempat, Bulan Ramadhan adalah bulan pembelengguan syaitan dan pembukaan pintu Surga. Salah satu hikmahnya adalah mengondisikan para hamba untuk lebih mudah dan bersungguh dalam ibadah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila masuk bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu Surga, ditutuplah pintu-pintu Jahannam, dan dibelenggulah syetan-syetan.” (HR. al-Bukhari)

Kelima, Puasa bulan Ramadhan setara dengan berpuasa dalam 10 bulan (sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Musnad, 5/280; dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Targhib 1/421).

Keenam, Puasa Ramadhan akan menghapuskan dosa hamba yang telah lalu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena dorongan iman dan mengharap balasan dari Allah, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari)

Dalam hadits lain dinyatakan:

“Allah Azza wa Jalla memiliki hamba-hamba yang dibebaskan (dari neraka) pada setiap waktu berbuka.” (HR. Ahmad 5/256, dishahihkan dalam Shahih al-Targhib 1/419).

 

Dengan semua keistimewaan dan keutamaan itu, maka menjadi jelas betapa besar dan tak terhingganya kerugian hamba yang tidak menjalani bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Karena boleh jadi kesempatan Ramadhan tak akan datang lagi untuk kali berikutnya dalam kehidupan kita.

Selamat berjibaku dalam ibadah Ramadhan!

 

***

 

Disiapkan oleh:

Muhammad Ihsan Zainuddin

Sumber:

Syekh Muhammad Shaleh al-Munajjid, Sab’una Mas’alah fi al-Shiyam.

Share This Post

About Author: adminkio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *