• ramadan-hilal

PANDUAN RAMADHAN 09: PENENTUAN AWAL RAMADHAN

 

Bagaimana cara menentukan masuknya awal Ramadhan?

Hanya ada  2 cara atau metode untuk menentukan atau menetapkan masuknya awal Ramadhan:

Pertama, Melihat (ru’yah) Hilal. Dalam hal ini, menjadi kewajiban siapa saja yang berhasil melihat hilal atau menerima berita tentang hal itu dari sumber yang dipercaya, untuk menjalankan ibadah puasa.

Kedua, Menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

 

Bagaimana dengan menggunakan ilmu hisab dalam penentuan awal Ramadhan, maka ini dipandang sebagai sebuah bid’ah, karena dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi dalil pemutus dalam masalah ini menegaskan:

صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته

“Berpuasalah kalian karena melihatnya dan berlebaranlah kalian karena melihatnya.”

(in sya’aLlah kami akan menyiapkan artikel khusus yang membahas masalah ini lebih mendalam).

Maka jika ada seorang muslim yang telah baligh, berakal dan dapat dipercaya informasinya –berlandaskan sifat amanah dan penglihatannya-, menyampaikan bahwa ia telah melihat hilal, maka informasinya wajib untuk diterima dan diamalkan.

 

***

Sumber:

Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid, Sab’uuna Mas’alah fi al-Shiyam.

Share This Post

About Author: adminkio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *